Jumat, 08 Mei 2009

Kerajinan Keladi Air Bisa Mendunia

Pontianak,- Hasil produk olahan Aloe vera Pontianak (lidah buaya) atau dikenal juga dengan sebutan aloeponti dan tas akar keladi air bakal menembus pasaran dunia. Pasalnya, kedua produk unggulan Kota Khatulistiwa itu berjaya dalam pameran International Handicraft Trade Fair (Inacraft) 2008 yang berlangasung tanggal 23-27 April di Balai Sidang Senayan, Jakarta.

“Aloeponti yang merupakan makanan terbuat dari lidah buaya dan tas yang terbuat dari akar keladi air tersebut banyak diminati pengunjung pameran. Jika pemasarannya, bagus saya yakin para pengrajin tas dan makanan tersebut bakal kebanjiran order,” kata Ketua Komisi C DPRD Kota Pontianak, Arif Joni Prasetyo yang turut diundang dalam kegiatan itu.

Seperti diketahui, Pemerintah Kota Pontianak, dalam hal ini Dinas Perindustrian Perdagangan Dan Koperasi (Disperindagkop) ikut serta dalam pameran Inacraft 2008 bersama dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.

Acara yang dibuka Presiden Republik Indonesia pada pukul 13.00 hari Rabu (23/4) ini diikuti pengrajin di seluruh pelosok tanah air. Karena sifatnya internasional, maka acara ini juga banyak dikunjungi oleh pengusaha dari luar negeri.

Dalam pameran tersebut setiap daerah memajang dan memamerkan pruduk-produk kerajinan tangan yang terbaik dan unggulan dari daerahnya. Dari mulai kain tenun, mebel, souvenir hingga lukisan. Pameran yang selalu padat pengunjung ini tidak pernah sepi dari transaksi.

Menurut Ketua Fraksi PKS DPRD Pontianak ini, bagi Pemerintah Kota Pontianak, momentum ini sangat baik untuk menunjukkan kepada dunia bahwa dari Kota Khatulistiwa terdapat produk yang baik dan unggul.

“Kalau pemkot lebih serius lagi, disertai dengan promosi yang baik saya optimis produk kita banyak diminati. Bila perlu promosinya diperluas melalui internet, tentu lebih bagus lagi. Sekarang ini era teknologi informasi. Para pedagang dan konsumen cukup ‘berselancar’ di komputer akan nampak jelas spesifikasi dan kualitas barang yang dimaksud. Ini memudahkan para distributor dan konsumen,” katanya.

Stan dari Kalimantan Barat merupakan salah satu stan yang mendapat kehormatan, karena Presiden berkenan berkunjung. Dalam kunjungan ke stan Kalbar tersebut Presiden disambut Gubernur Kalbar, Cornelis.

“Bapak presiden bangga dengan produk Kalbar. Diantara yang dipamerkan Pemprov Kalbar adalah songket Sambas, Tugu Khatulistiwa dan tas terbuat dari akar keladi air serta makanan dari bahan lidah buaya yaitu Aloeponti khas kota Pontianak,” kata Arif Joni. (zan)

< Hasil produk olahan Aloe vera Pontianak (lidah buaya) atau dikenal juga dengan sebutan aloeponti dan tas akar keladi air bakal menembus pasaran dunia. Pasalnya, kedua produk unggulan Kota Khatulistiwa itu berjaya dalam pameran International Handicraft Trade Fair (Inacraft) 2008 yang berlangasung tanggal 23-27 April di Balai Sidang Senayan, Jakarta.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar